Bruno Mars-The Lazy Song "http://divine-music.info/musicfiles/01 The Lazy Song.swf" Sumber : http://sonz-share.blogspot.com/2013/03/cara-memasang-musik-di-blog.html#ixzz2QhyE0BIa

Rabu, 20 Maret 2013

pengertian mutu pelayanan kesehatan



pengertian Mutu Pelayanan Kesehatan Dan Kebidanan
PENGERTIAN
Peningkatan kualitas pelayanan adalah salah satu isu yang sangat krusial dalam manajemen, baik dalam sektor pemerintah maupun sektor swasta. Hal ini terjadi karena di satu sisi tuntunan masyarakat terhadap perbaikan kualitas pelayanan dari tahun ke tahun menjadi semakin besar, sedangkan disisi lain, praktek penyelenggaraan pelayanan tidak mengalami perbaikan yang berarti.
Angka Kematian Ibu ( AKI ) merupakan yang tertinggi bila dibandingkan dengan AKI di negara- negara ASEAN lainnya. Berbagai faktor yang terkait dengan risiko terjadinya komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan dan cara pencegahannya telah diketahui, namun jumlah kematian ibu dan bayi masih tetap tinggi. Diperkirakan terjadi lima juta persalinan setiap tahunnya. Dua puluh ribu di antaranya berakhir dengan kematian akibat hal- hal yang berhubungan dengan kehamilan dan persalinan.
Bidan adalah wanita yang dipercaya dalam mendampingi dan menolong ibu- ibu yang melahirkan sampai dapat merawat bayinya dengan baik. Hal ini telah membuat peran dan posisi bidan menjadi terhormat di masyarakat karena tugas yang yang diembannya sangat mulia dalam upaya memberikan dan membesaran hati ibu.
Pencapaian kemampuan bidan sesuai dengan Kepmenkes 900/2002 tidaklah mudah. Hal ini disebabkan karena wewenang yang diberikan departemen kesehatan ini mengandung tuntutan terhadap kemampuan bidan terhadap tenaga profesional dan mandiri. Pencampaian kemampuan tersebut dapat diawali dari institusi pendidikan yang berpedomen pada kompetensi inti bidan dan melalui institusi pelayanan dengan meningkatkan kemampuan bidan sesuai dengan kebutuhan.
Banyak pengertian tentang mutu antara lain:
1.  Mutu adalah tingkat kesempurnaan dan penampilan sesuatu yang sudah diamati ( Wnston Dictionary, 1956 )
2.  Mutu adalah sifat ang dimiliki oleh suatu progam ( Donabedian,1980 )
3.  Mutu adalah totalitas dari wujud serta ciri suatu barang atau jasa yang didalamnya terkandung pengertian rasa aman atau pemenuhan kebutuhan para pengguna ( DIN ISO 8402, 1986 )
KESIMPULAN
Jadi , Mutu ( quality ) dapat didefinisikan sebagai keseluruhan karakteristik barang atau jasa yang menunjukkan kemampuan dalam memuaskan kebutuhan konsumen, baik kebutuhan yang dinyatakan maupun kebutuhan yang tersirat.
Beberapa pengertian tentang mutu pelayanan kesehatan:
1.  Mutu pelayanan kesehatan adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap jasa pemakai pelayanan kesehatan yang sesuai dengan tingkat kepuasan rata- rata penduduk serta penyelenggaraannya sesuai dengan standar dan kode etik profesi ( Azhrul Aswar,1996 )
2.  Mutu pelayanan kesehatan adalah Memenuhi dan melebihi kebutuhan serta harapan pelanggan melalui peningkatan yang berkelanjutan atas seluruh proses. Pelanggan meliputi pasien, keluarga, dan lainnya yang datang untuk mendapatkan pelayanan dokter, karyawan ( Mary R. Zimmerman )

Secara umum pengertian mutu pelayanan kesehatan adalah derajat kesempurnaan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan standar profesi dan standar pelayanan dengan menggunakan potensi sumber daya yang tersedia di rumah sakit atau puskesmas secara wajar, effisien, dan efektif serta diberikan secara aman dan menuaskan secara norma , etika, hukum dan sosial budaya dengan memperhatikan keterbatasan dan kemampuan pemerintah, serta masyarakat konsumen.Selain itu mutu pelayanan kesehatan diartikan berbeda sebagai berikut:
1.  Menurut pasien/ masyarakat empati , menghargai, dan tanggap sesuai dengan kebutuhan dan ramah.
2.  Menurut petugas kesehatan adalah bebas melakukan segala sesuatu secara profesional sesuai dengan ilmu pengetahuan, keterampilan , dan peralatan yang memenuhi standar.
3.  Menurut manajer / administrator adalah mendorong manager untuk mengatur staf dan pasien/ masyarakat yang baik.
4.  Menurut yayasan atau pemilik adalah menuntut pemilik agar memiliki tenaga profesional yang bermutu dan cukup.
Untuk mengatasi adanya perbedaan dimensi tentang masalah peayanan kesehatan seharusnya pedoman yang dipakai adalah hakekat dasar dari diselenggaranya pelayanan kesehatan tersebut. Yang dimaksud hakekat dasar tersebut adalah memenuhi kebutuhan dan tuntunan para pemakai jasa pelayanan kesehatan yang apabila berhasil dipenuhi akan menimbulkan rasa puas ( client satisfaction ) terhadap pelayanan kesehatan yang diselenggarakan.
Jadi yang dimaksud dengan mutu pelayanan kesehatan adalah menunjuk pada ringkat pelayanan kesehatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri setiap pasien. Makin sempurna kepuasan tersebut, makin baik pula mutu pelayanan kesehatan. Sekalipun pengertian mutu yang terkait dengan keputusan ini telah diterima secara luas , namun penerapannya tidaklah semudah yang diperkirakan. Masalah pokok yang ditemukan ialah karena kepuasan tersebut bersifat subjektif. Tiap orang, tergantung dari kepuasan yang dimiliki, dapat saja memiliki tingkat kepuasan yang berbeda untuk satu mutu pelayanan kesehatan yang sama. Disamping itu sering pula ditemukan pelayanan kesehatan yang sekalipun dinilai telah memuaskan pasien, namun ketika ditinjau dari kode etik serta standar pelayanan profesi, kinerjanya tetap tidak terpenuhi.
Kesimpulan, Jadi mutu pelayanan kesehatan menunjuk pada tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan, di mana di satu pihak dapat menimbulkan kepuasan pada setiap pasien sesuai dengan tingkat kepuasan rata- rata penduduk, akan tetapi di pihak lain dalam tatacara penyelenggaraannya juga sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan profesi yang telah ditetapkan

PERSEPSI MUTU PELAYANAN KESEHATAN
1.  Menurut pasien / masyarakat
Pasien/ masyarakat melihat layanan kesehatan yang bermutu sebagai suatu layanan kesehatan yang dapat memenuhi kebutuhan yang dirasakan dan diselenggarakan dengan cara yang sopan dan santun, tepat waktu, tanggap serta mampu menyembuhkan keluhan serta mencegah berkembangnya atau meluasnya penyakit.
Pandangan pasien ini sangat penting karena pasien yang merasa puas akan mematuhi pengobatan dan mau datang berobat kembali
2.  Menurut pemberi pelayanan
Pemberi layanan kesehatan mengaitkan layanan kesehatan yang bermutu dengan ketersediaan peralatan , prosedur kerja atau protokol, kebebasan profesi dalam setiap melakukan layanan kesehatan sesuai dewngan teknologi kesehatan mutakhir, dan bagaimana keluaran atau layanan kesehatan tersebut.
Sebagai profesi layanan kesehatan membutuhklan dan mengharapkan adanya dukungan teknis, administrasi, dan layananan pendukung lainnya yang efektif serta efisien dalam menyelenggarakan layanan kesehatan yang bernutu tinggi.
3.  Menurut penyambung dana / Asuransi
Penyandang dana / asuransi mengangap bahwa layanan kesehatan yang bermutu sebagai suatu layanan kesehatan yang efisien dan efektif. Pasien deharapkan dapat disembuhkan dalam waktu yang sesingkat mungkin sehingga biaya layanan kesehatan dapat menjadi efisien. Selanjutnya , upaya promosi kesehatan pencegahan penyakit akan digalakkan agar pengguna layanan kesehatan semakin berkurang.
4.  Menurut Pemilik Saran Layanan Kesehatan
Pemilik sarana layanan kesehatan berpandangan bahwa layanan kesehatan yang bermutu merupakan layanan kesehatan yang menghasilkan pendapatan yang mampu menutupi biaya operasional dan pemeliharaan, tetapi dengan tarif layanan kesehatan yang masih terjangkau oleh pasien atau masyarakat , yaitu padatingkat biaya ketika belum terdapat keluhan pasien masyarakat.
5.  Menurut Administrator Kesehatan / Pemerintah
Administrator layanan kesehatan tidak langsung memberikan layanan kesehatan , tetapi ikut bertanggung jawab dalam masalah mutu layanan kesehatan. Kebutuhan akan supervisi, kebutuhan keuangan dan logistik akan memberikan suatu tantangan dan terkadang administator layanan kesehatan kurang memperhatikan prioritas sehingga timbul persoalan dalam layanan kesehatan. Pemusatan perhatian terhadap beberapa dimensi nutu layanan kesehataan tertntu akan membantu administator layanan kesehatan dalam menyusun prioritas dan dalam menyediakan apa yang menjadi kebutuhan dan harapan pasien , sserta pemberi layanan kesehatan.
6.  Menurut ikatan profesi
Keberhasilan penerapan pendekatan jaminan mutupelayanan kesehata akan menimbulkan kepuasan pasien. Dengan demikian, tugas pelayanan kesehatan selama ini dianggap suatu beban yang berat dan ada kalanya disertai dengan keluhan / kritikan pasien dan/ masyarakat akan berubah menjadi suatu kepuasan kerja. Jaminan mutu pelayanan kesehatan akan menghindarkan terjadinya malpraktik sehingga dokter dapat terhindar dari tuntunan pasien.

HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN , HARAPAN DAN PERSEPSI PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN YANG DITERIMA
Kepuasan terhadap pelayanan kesehatan akan dinyatakan melalui hal- hal sebagai berikut:
1.  Komunikasi dari mulut ke mulut
Informasi yang diperoleh dari asien atau masyarakat yang memperoleh pelayanan yang mmuaskan ataupun tidak, akan menjadi informasi yang dapat digunakan untuk sebagai referensi untuk menggunakan atau memilih jasa pelayanan kesehatan tersebut.
2.  Kebutuhan pribadi
Pasien atau masyarakat selalu membutuhkan pelayanan kesehatan yang tersedia sebagai kebutuhan pribadi yang tersedia pada waktu dan tempat sesuai dengan kebutuhan. Pasien atau masyarakat mengharapkanadanya kemudahan dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang baik dalam keadaan biasa ataupun gawat darurat.
3. Pengalaman masa lalu
Pasien atau masyarakat yang pernah mendapatkan pelayanan kesehatan yang memuaskan akan kembali ke pelayanan kesehatan yang terdaulu untuk memperoleh layanan kesehatan yang memuaskan sesuai dengan kebutuhannya berdasarkan pengalaman yang lalu.
4. Komunikasi eksternal
Sosialisasi yang luas dari sistem pelayanan kesehatan mengenai fasilitas, sumber daya manusia, serta kelebihan – kelebihan yang dimiliki suatu konstitusi pelayanan kesehatan akan mempengaruhi pemakaian jasa pelayanan oleh masyarakat atau pasien.

DIMENSI MUTU YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGEVALUASI MUTU YANG DIGUNAKAN
Mutu suatu organisasi pemberi pelayanan yang sulit diukur dan lebih bersifat subjektif sehingga aspek mutu menggunakan beberapa dimensi/ karakteristik sbb:
2.  Credibility adalah kepercayaan pihak penerima jasa terhadap pemberi jasa.
3. Security, yaitu keamanan terhadap jasa yang ditawarkan
4. Knowing the Custoer, yaitu pengertian dari pihak pemberi jasa pada penerima jasa atau pemahaman atau pemberi jasa terhadap kebutuhan dengan harapan pemakai jasa
5. Tangible, yaitu bahwa dalam memberikan pelayana terhadap pelanggan harus diukur atau dibuat standarnya
6. Realibility, yaitu konsistensi kerja pemberi jasa dan kemampuan pemberi jasa
7. Responsiveness, yaitu tanggapan pemberi jasa terhadap kebutuhan dan penerima jasa
8. Competence, yaitu kemampuan atau keterampilan pemberi jasa yang dibutuhkan setiap orang dalam perusahaan untuk memberikan jasanya kepada penerima jasa
9. Access, yaitu kemudahan pemberi jasa untuk duhubungi oleh pihak pelanggan
10. Courtessy, yaitu kesopanan, aspek perhatian, kesamaan dalam hubungan personal

MANFAAT PROGRAM JAMINAN MUTU
 
Jaminan mutu pelayanan kesehatan atau Quality Assurance in Healthcare merupakan salah satu pendekatan atau upaya yang sangat mendasar dalam memberikan pelayanan terhadap pasien. Kita sebagai profesional pelayanan kesehatan baik sebagai perorangan ataupun kelompok harus selalu berupaya memberikan pelayanan kesehatn yang terbaik mutunya kepada semua pasien.
Pendekatan jaminan mutu pelayanan kesehatan tersebut baik yang menyangkut organisasi, perencanaan ataupun penyelenggaraan pelayanan kesehatan itu sendiri telah menjadi suatu kiat manajemen yang sistematis serta terus menerus dievaluasi dan disempurnakan. Bidan berperan penting dalam penerapan mutu manajemen pelayanan kesehatan baik secara langsung ataupun tidak langsung saat penyelenggaraan pelayanan kesehatan kepada pasien.
Adanya perubahan sosial budaya masyarakat dan perkembangan pengetahuan dan teknologi, peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan dan perkembangan informasi yang begitu cepat , serta diikuti oleh tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang baik , mengharuskan sarana pelayanan kesehatan untuk mengembangkan diri secara terus- menerus seiring dengan perkembangan yang ada pada masyarakat tersebut.

Terwujudnya keadaan sehat merupakan kehendak semua pihak. Tidak hanya orang-per orang atau keluarga, akan tetapi juga oleh kelompok dan bahkan oleh seluruh anggota masyarakat. Adapun yang dimaksudkan dengan sehat adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis (U.U No 23 tahun 1992).
Adapunpentingnyamutupelayanankesehatandalammasakiniberkaitandengantingkatproduktifitas yang memenuhikebutuhanpelanggan.Mutu yang lebihtinggidariprodukmemungkinkan (memberikanmanfaat) untuk:
·        Meningkatkankepuasanpelanggan
·        Membuatproduklakujual
·        Memenangkanpersaingan
·        Meningkatkanpangsapasar
·        Memperolehpemasukandaripenjualan
·        Menjaminharga premium
·        Dampak yang terutamaadalahterhadappenjualan
·        Biasanya, mutu yang lebihtinggimembutuhkanbiaya yang lebihbanyak
Mutu yang bebasdarikekuranganataumutu yang lebihtinggimemungkinkanuntuk:
·        Mengurangitingkatkesalahan
·        Mengurangipekerjaanulangdanpemborosan
·        Mengurangikegagalan di lapangan, bebangaransi
·        Mengurangiketidakpuasanpelanggan
·        Mengurangikeharuanmemeriksadanmenguji
·        Memendekanwaktugunamelemparprodukbarukepasar
·        Tingkatanhasil/kapasitas
·        Meningkatkankinerjapengiriman
·        Dampakutamabiaya

Tambahan

  •  PENGERTIAN  MUTU
  • .Kesesuaian dengan standart (Philip B Crosby)
  • .Pemecahan masalah untuk mencapai kesempurnaan secara terus menerus (W.Edward Deming)
  • .Kesesuaian dengan harapan (Joseph M. Juran)
  • .Kepuasan pelanggan (K.Ishikawa)

Rabu, 13 Maret 2013

Edit foto dg Photoshope



Cara Edit Foto dengan Photoscape

Untuk mengetahui bagaimana cara edit foto dengan menggunakan Photoscape, maka beberapa hal yang perlu terlebih dahulu untuk diketahui adalah fungsi dari masing-masing tools atau peralatan yang bisa digunakan ketika menggunakan Photoscape.

Berikut ini adalah penjelasan untuk masing-masing fungsi tools yang tersedia pada Photoscape yang tentu akan memperjelas Anda ketika menggunakan perangkat Photoscape untuk mengedit foto menjadi keren nantinya.

- Viewer (penilik)


Viewer berfungsi sebagai jendela penilik (melihat) foto di folder Anda.

- Editor (Editor)


Menu editor memiliki beraneka fungsi,  salah satunya adalah untuk mengubah ukuran, kecerahan, dan penyesuaian warna. Disamping itu juga digunakan untuk menambahkan teks, memotong, penghapusan mata merah, efek stempel, frame, balon, mode mosaik, menggambar gambar, koreksi backlight, dan sebagainya.

- Batch editor (editor tumpak)


Batch editor berfungsi untuk mengedit beberapa foto sekaligus.

- Page (halaman)

Ingin membuat tampilan foto dari gabungan beberapa foto sekaligus ke dalam satu frame halaman? Page ini dapat digunakan. Dalam photoscape disediakan lebih dari 100 template frame yang bisa kita pilih.

- Combine (gabung)

Buatlah foto Anda lebih menarik dengan menggabungkan beberapa foto secara horisontal dan vertical melalui menu combine ini.

- Animated GIF (Animasi GIF)

Foto Anda pun dapat dijadikan bentuk  animasi dengan menu Animated GIF. Tidak hanya 1 foto, Anda dapat berkreasi dengan beberapa foto sekaligus.

- Print (cetak),

Gunakan menu print untuk mencetak foto sesuai keinginan Anda.

- Splitter (pemotong foto),

JIka Anda ingin memotong foto menjadi beberapa bagian sesuai ukuran yang diinginkan, gunakan Splitter.

- Screen Capture (menangkap layar)

Menu ini digunakan untuk mengambil gambar screenshot.

- Color Picker (pemilih warna)

Pilih warna favorit Anda pada menu berikut, untuk tampilan lebih berwarna

- RAW Converter (konversi RAW)

Ingin mengonversi format RAW ke JPG? Gunakan menu ini.

- Rename (ganti nama)

Kadangkala kita ingin mengubah nama file pada foto kita, gunakan menu ini untuk mengganti nama file foto dalam modus batch.

- Paper Print (mencetak kertas)

Fungsi menu ini beragam, dapat mencetak kertas grafik, kertas garis, kertas musik, atau kalender.

- Face Search (pencarian wajah)


Cobalah bereksplorasi mencari wajah yang mirip Anda di internet dengan menu ini.

Selain itu,Photoscape  juga dilengkapi dengan fitur Filter, misalnya Film Effect, Antique Photo, Lens Flare, Texture, Pictorialization, dan puluhan jenis filter lainnya. Dengan filter-filter tersebut Anda bisa membuat foto Anda menjadi lebih menarik, antik atau bahkan lucu.

Cara Menggunakan Photoscape Untuk Mengedit Foto

Berikut ini akan kita pelajari tentang bagaimana cara menggunakan Photoscape untuk Mengedit Foto menjadi keren. Adapun yang akan dibahas disini adalah terdiri dari dua bagian penting, diantaranya adalah membuat efek foto dan juga membuat sensor pada foto.

1. Membuat Efek Foto


Untuk membuat tampilan foto Anda menjadi keren, seringkali diperlukan tambahan efek pada foto, dengan photoscape, membuat efek menjadi mudah, berikut adalah caranya:  
  1. Buka aplikasi photoscape  
  2. Pilih menu Editor  
  3. Cari foto yang ingin diberi efek, pada kolom browse di kiri atas (kolom file Anda)  
  4. Klik foto, dan otomatis akan berpindah ke layar kerja Anda. Disebelah kanan  
  5. Kemudian, pilih menu editing, contohnya, ada frame, rotasi, sharpen, filter dll.
2. Sensor Foto

Seringkali kita melihat foto para buronan yang disensor atau disamarkan bagian mata (bagian tertentu) dengan warna hitam atau mozaik. Nah, dengan photoscape, menyensor foto jadi mudah, ikuti langkah berikut:
  1. Buka aplikasi Photoscape
  2. Pilih Foto yang akan disensor
  3. Klik Region (nomor 1) kemudian Mozaic (nomor 2)
Bagi Anda yang masih kurang paham dengan penjelasan-penjelasan tentang cara edit foto dengan Photoscape diatas, maka secara lengkap Anda juga bisa mempelajari lebih lanjut dengan cara melihat cuplikan video Cara Edit Foto Keren dengan Photoscape yang bersumber dari situs berbagi video Youtube berikut ini: